Last modified: 2022-12-26
Abstract
Gastronomi merupakan suatu kebiasaan makan dengan memperhatikan unsur-unsur nilai agama, budaya, sosial, sejarah dan ekonomi bagi suatu masyarakat tertentu khususnya masyarakat suku sasak di Lombok. Pulau Lombok memiliki banyak adat dan kebiasaan makan baik pada suatu acara maupun suatu upacara yang diselenggarakan oleh masyarakat suku sasak. Saat ini hidangan yang disajikan pada saat upacara sudah dikembangkan menjadi suatu hidangan yang bisa dinikmati oleh wisatawan yang datang ke pulau Lombok. Oleh karena itu dalam penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi potensi gastronomi Pulau Lombok; dan 2) melakukan pemetaan potensi gastronomi Pulau Lombok melalui pendekatan etnogastronomi (food party of lifestyle, culture and history, story behind the food) khususnya bagi masyarakat suku sasak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan termasuk penelitian lapangan atau field research. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dimana sampel yang di ambil harus sesuai dengan variabel yang di teliti yaitu gastronomi masyakat suku sasak. Instrumen yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan berupa triangulasi dimana akan ditarik kesimpulan dalam setiap variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Setiap daerah di pulau lombok memiliki potensi gastronomi hidangan yang disajikan sebagai kebiasaan makan masyarakat suku sasak dalam suatu acara maupun selamatan dan (2) pemetaan potensi gastronomi kuliner Lombok dibagi ke dalam 2 kebiasaan makan dalam suatu acara dan selamatan yaitu begawe dan roah.