E - Conference Universitas Merdeka Malang, Seminar Nasional Kepariwisataan (SENORITA) #2 2021

Font Size: 
Potensi Makanan Tradisional Mie Lethek Sebagai Daya Tarik Wisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta
Setyo Prasiyono Nugroho

Last modified: 2021-10-20

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makanan tradisional Mie Lethek sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori Daya Tarik Wisata dari Damanik dan Weber, (keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa makanan tradisional Mie Lethek merupakan produk yang berdaya tarik wisata. Daya tarik wisata pada Makanan Tradisional Mie Lethek karena makanan Tradisional ini memiliki keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman. Keunikan dapat dilihat dari proses pembuatan Mie Lethek yang masih tradisional dengan menggunakan sapi sebagai tenaga pendorongnya. Originalitas  makanan tradisional Mie Lethek terletak pada bahan bakunya, dimana bahan baku menggunakan bahan lokal sebagai bahan utamanya serta tampilan dan eksotismenya menggambarkan otentisitasnya dan keragaman mengacu pada bentuk dan variasi pengolahan mie lethek dan rasa.


Keywords


Daya Tarik Wisata, Makanan Tradisional, Mie Lethek

Full Text: PDF 54-64