E - Conference Universitas Merdeka Malang, Seminar Nasional Kepariwisataan (SENORITA) #5 2024

Font Size: 
PENGELOLAAN KAWASAN EKOWISATA BERBASIS SWADAYA MASYARAKAT SERTA KENDALA YANG DIHADAPI DI DAERAH WISATA HUTAN PINUS LOJI
Santoso Purnomo

Last modified: 2024-08-30

Abstract


Pariwisata merupakan sumber devisa yang tidak akan pernah habis,oleh karena itu sektor pariwisata harus dirawat dan dijaga keberadaannya. Dan sektor pariwisata juga menjadi salah satu penyumbang pendapatan bagi masyarakat yang tinggal disekitarnya. Sekarang perhatian terhadap pariwisata sudah sangat serius, hal ini terjadi karena pariwisata mendatangkan manfaat dan keuntungan bagi masyarakat setempat yang menerima kedatangan wisatawan. Begitu juga halnya dengan wisata alam dan juga ekowisata.

Ada perbedaan yang cukup kentara antara ekowisata dengan wisata berbasis alam. Pariwisata alam hanya melakukan perjalanan ke tempat-tempat alami sedangkan ekowisata, secara langsung memberikan manfaat bagi lingkungan,budaya dan ekonomi masyarakat local.

Ekowisata berbasis masyarakat merupakan usaha pariwisata yang menitikberatkan peran aktif komunitas. Hal ini dikarenakan masyarakat lokal yang memiliki pengetahuan tentang alam serta budaya yang menjadi potensi dan nilai jual sebagai daya tarik wisata sehingga keterlibatan masyarakat menjadi mutlak. Ekowisata berbasis masyarakat dapat menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat local dan mengurangi kemiskinan, dimana penghasilan ekowisata adalah dari jasa-jasa wisata untuk turis, seperti ongkos transportasi, pemandu wisata, penginapan, dan menjual kerajinan masyarakat. Pada akhirnya, ekowisata membawa dampak positif terhadap pelestarian lingkungan, kearifan lokal dan pelestarian budaya masyarakat setempat.

Salah satu destinasi ekowisata yang sedang menjadi perhatian di daerah Jawa Timur khususnya di daerah Kabupaten Blitar adalah obyek wisata Hutan Pinus Loji.


Full Text: PDF