E - Conference Universitas Merdeka Malang, Seminar Nasional Kepariwisataan (SENORITA) #5 2024

Font Size: 
PELESTARIAN LAKSE KUAH SEBAGAI POTENSI WISATA GASTRONOMI KOTA TANJUNG BALAI KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Ikhsanul Rafi

Last modified: 2024-08-30

Abstract


Lakse Kuah, makanan khas Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Indonesia, telah menjadi bagian penting dari identitas nasional dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi potensi pengembangan kuliner dan budaya yang terkandung dalam Lakse Kuah, dengan fokus pada aspek sejarah, filosofi, bahan baku, proses pembuatan, dan ragam jenisnya. Melalui kombinasi observasi, dokumentasi, wawancara, dan analisis literatur, penelitian ini menyimpulkan bahwa Lakse Kuah tidak hanya makanan, tetapi juga simbol kebanggaan dan identitas masyarakat Tanjung Balai Karimun. Pemahaman yang mendalam terhadap Lakse Kuah sebagai produk gastronomi lokal menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan keaslian kuliner daerah ini serta memperluas pengaruhnya dalam industri pariwisata.

Kata Kunci: Lakse Kuah, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Indonesia, identitas nasional, budaya lokal


Full Text: PDF